Scroll to top

Buku Pemikiran Barata Berahmana Beredar di HUT ke-80 Pemkab Karo

Author
By administrator
08 Mar 2026, 21:39:31 WIB Budaya Karo
Buku Pemikiran Barata Berahmana Beredar di HUT ke-80 Pemkab Karo


GEGAS || KABANJAHE – Buku “Cahaya Pemikiran Barata Berahmana” karya Mathias Berahmana dan Juniaman Sembiring Kambaren resmi beredar dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo di Kabanjahe, Minggu (8/3/2026).


Kehadiran buku tersebut menjadi salah satu sorotan dalam rangkaian perayaan daerah, karena memuat rangkuman pemikiran, petuah, serta gagasan kebudayaan dari tokoh Karo senior, Barata Berahmana.


Buku setebal 203 halaman dengan kertas lux itu mengulas perjalanan gagasan Barata Berahmana yang dikenal sebagai budayawan, politikus, pengusaha, sekaligus tokoh yang disebut sebagai penemu aksara Karo modern. 



Melalui karya ini, para penulis mencoba merangkum pemikiran serta pandangan Barata terkait masa depan peradaban dan kebudayaan masyarakat Karo.


Dalam buku tersebut juga digambarkan bagaimana Barata menjadi saksi sejarah terbentuknya wilayah administrasi Kabupaten Karo. 


Saat itu, Barata masih berusia sekitar tujuh tahun, namun peristiwa tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan hidupnya dalam memahami dinamika sosial masyarakat Karo.



Apresiasi terhadap dedikasi Barata datang dari Bupati Karo, Antonius Ginting. Ia menilai tokoh berusia 87 tahun itu memiliki komitmen besar terhadap pelestarian budaya dan pengembangan masyarakat Karo.


“Jika saja ada sepuluh orang seperti beliau, suku, masyarakat, dan bangsa Karo tentu akan jauh lebih baik,” kata Antonius Ginting dalam salah satu kesempatan.


Dalam buku tersebut juga diceritakan bagaimana semangat perjuangan Barata yang dipengaruhi gagasan Marhaenisme tetap menyala hingga usia senja. 



Dia terus mendorong kemajuan pendidikan dan aktif mengumpulkan berbagai manuskrip peninggalan budaya Karo, baik yang berada di Nusantara maupun di luar negeri, bahkan dengan biaya pribadi.


Momentum HUT ke-80 Kabupaten Karo juga diisi dengan sejumlah agenda penting yang turut dihadiri Barata Berahmana, mulai dari diskusi bertema “Satu Visi Satu Langkah Kolaborasi Tokoh Karo dan Pemerintah dalam Membangun Kabupaten Karo”, ziarah ke Taman Makam Pahlawan, hingga rapat paripurna DPRD di Kabanjahe.


Forum diskusi yang digelar sehari sebelumnya menghadirkan sejumlah tokoh nasional dan diaspora Karo, antara lain Hakim Agung Tama Ulinta Tarigan serta anggota DPD RI Badikenita Sitepu, bersama jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat lainnya.



Dalam kesempatan itu, Bupati Antonius Ginting juga memaparkan arah pembangunan Kabupaten Karo, terutama pengembangan sektor pariwisata berbasis alam yang terintegrasi dengan dukungan infrastruktur modern.


Menurutnya, potensi wisata daerah seperti Gunung Sibayak, Danau Lau Kawar, hingga Air Terjun Sipiso?piso harus dikembangkan secara terpadu agar mampu menjadi destinasi unggulan nasional.


“Kita harus membangun konsep pariwisata alam yang terintegrasi dan lebih modern. Jika didukung infrastruktur yang baik dan fasilitas memadai, saya yakin pariwisata Karo akan menjadi destinasi unggulan yang menarik lebih banyak wisatawan,” ucapnya. * (Denny W)


Bagikan Artikel Ini:

Tinggalkan Komentar dengan Akun Facebook:
Tulis Komentar